PADANG – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat. Tidak hanya mengandalkan bisnis pembiayaan perumahan, perseroan mulai membangun ekosistem layanan perbankan bersama Pemerintah Kota Padang. Strategi tersebut mencakup pengelolaan keuangan daerah, digitalisasi layanan publik, pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) melalui akses perumahan.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi Beyond Mortgage, sejalan dengan arah transformasi Danantara. BTN ingin membawa kompetensi di sektor perumahan untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat secara lebih luas.
“Kami ingin bergerak lebih luas. Bukan hanya sebagai bank penyedia pembiayaan rumah, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” kata Nixon dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama BTN dengan Pemerintah Kota Padang di Balai Kota Padang, Senin (10/8).
Menurut Nixon, Kota Padang memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan dan jasa, pendidikan, pariwisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Potensi tersebut ditopang sejumlah sektor. Mulai perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, ekonomi kreatif, hingga kuliner dan budaya Minangkabau. Pertumbuhan ekonomi daerah tersebut dinilai membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan.
BTN memiliki fondasi yang kuat di sektor perumahan Kota Padang. Market share kredit pemilikan rumah (KPR) BTN di kota tersebut mencapai sekitar 44%. Perseroan juga telah bekerja sama dengan sejumlah developer yang menyediakan pilihan hunian bagi masyarakat.
Nixon mengatakan, capaian tersebut menjadi modal untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang. Terutama dalam memenuhi kebutuhan perumahan ASN. BTN akan menghubungkan kebutuhan hunian ASN dengan ketersediaan rumah dari developer mitra serta dukungan pembiayaan.
Namun, pendekatan yang ditawarkan BTN tidak sebatas mendorong ASN mengambil KPR. Perseroan juga akan memberikan edukasi mengenai perencanaan kepemilikan rumah. Mulai pilihan hunian, kemampuan pembiayaan, skema pembiayaan, hingga perencanaan kepemilikan rumah sesuai kemampuan masing-masing.
“Kepemilikan rumah merupakan bagian penting dari kesejahteraan ASN. Rumah bukan hanya aset. Tetapi tempat keluarga tumbuh, anak-anak belajar, dan keluarga membangun masa depan,” ujarnya.
Nixon menegaskan, kesepakatan tersebut bukan menjadi titik akhir. Melainkan awal dari kolaborasi yang lebih luas. Dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), misalnya, BTN membuka ruang kerja sama dalam mendukung pengelolaan rekening kas umum daerah (RKUD), layanan perbankan, serta transaksi pemerintah daerah yang lebih efektif dan digital.
Sementara dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, kolaborasi diarahkan pada pengelolaan dan pengembangan hunian, rumah susun, serta penyediaan solusi perbankan BTN. Ekosistem tersebut juga akan diperkuat melalui keterlibatan developer untuk memperluas pilihan hunian masyarakat. Di sektor UMKM, BTN akan memperluas akses pembiayaan, layanan transaksi, dan digitalisasi.
“Langkah tersebut diharapkan mendorong pelaku UMKM tumbuh dan naik kelas,” ungkap Nixon.
Kolaborasi juga menyasar sektor kesehatan. Bersama RSUD dr. Rasidin, BTN membuka peluang digitalisasi penerimaan rumah sakit dan pengembangan kanal pembayaran. Serta, efisiensi dan modernisasi pengelolaan keuangan rumah sakit.
Melalui strategi Beyond Mortgage, BTN ingin mengubah pendekatan dari sekadar pembiayaan rumah menjadi ekosistem perumahan dengan layanan perbankan yang lebih komprehensif. Perseroan juga mendorong kemitraan pembangunan. Agar kerja sama dengan pemerintah daerah dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang.
“Membangun rumah bukan hanya membangun sebuah bangunan. Membangun rumah adalah membangun keluarga. Dan ketika kita membangun keluarga, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Kota Padang,” pungkas Nixon.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan, program unggulan Pemkot Padang mencakup peningkatan layanan Padang Sehat, pemerataan akses kesehatan, hingga percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur dasar. Dalam upaya mendukung pembangunan, khususnya sektor perumahan, Fadly menilai kerja sama dengan BTN memiliki peran penting.
“Kerja sama dengan BTN di bidang pembangunan, khususnya perumahan, saya rasa sangat penting. Agar masyarakat lebih mudah menjangkau akses terhadap kepemilikan rumah dengan pelayanan yang lebih mutakhir dan up to date,” ujar Fadly.
Modernisasi layanan BTN juga dapat mendukung tata kelola yang lebih rapi, terjaga, dan efisien. Hal tersebut dinilai sejalan dengan prioritas Pemkot Padang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan modernisasi BTN tentu membantu tata kelola lebih rapi, terjaga, dan efisien. Itu yang menjadi prioritas kami,” katanya.***







